BLOG PELAJAR YANG MENGEJAR CITA-CITA

Sabtu, 24 November 2018

CARA MEMBUAT TEMPLATE BLOG

Sekarang kita akan langsung praktek. Sebaiknya Anda mengikuti tutorial di bawah sambil mempraktekkannya. Buatlah blog baru yang khusus digunakan untuk belajar, jangan gunakan blog utama Anda.

Silahkan hapus seluruh kode template Anda sebelumnya dengan cara seleksi semua kode (Ctrl+A), kemudian tekan Delete atau Backspace untuk menghapusnya.

cara membuat template blog sendiri

Membuat Struktur XML dan HTML


Silahkan copy dan paste kode di bawah ini ke dalam Template Editor, kemudian pilih Save Theme untuk menyimpannya.

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<!DOCTYPE html>
<HTML>
<head>
</head>
<body>
</body>
</HTML>
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

Apa yang terjadi? Error!

cara membuat template blog sendiri

There should be one and only one skin in the theme, and we found: 0

Perhatikan kata skin yang saya cetak tebal. Jika diterjemahkan artinya kulit, tetapi dalam kasus ini berarti tampilan. Anda tahu kan siapa yang bertanggung jawab mengatur tampilan?

Error di atas muncul karena kita belum mengatur tampilan blog kita. CSS berperan sebagai pengatur tampilan. Jadi solusi untuk error di atas tentu saja adalah dengan menambahkan CSS.

Menambahkan CSS


Secara default CSS diletakkan di antara tag b:skin dan penutupnya.

<b:skin><![CDATA[
   /*CSS di sini...*/
]]></b:skin>
1. 2. 3.

Sekarang coba letakkan CSS berikut pada bagian head, kemudian coba simpan.

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<!DOCTYPE html>
<HTML>
<head>
<b:skin><![CDATA[
body {background-color: #cab894;background-position: center center;}
a:link {font-family: 'PT Serif Caption', serif; font-size: 15px; color:#3094db;}
a:hover {color: #4d4544;}
a {color: #3094db;}
]]></b:skin>
</head>
<body>
</body>
</HTML>
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14.

Apa yang terjadi? Error lagi!

cara membuat template blog sendiri

We did not find any section in your theme. A theme must have at least one b:section tag.

Perhatikan kata section yang tercetak tebal. Error di atas muncul karena kita belum menampilkan apapun di dalam blog kita. CSS di atas hanya disimpan di dalam memori head, belum ditampilkan.

Ingat bahwa untuk menampilkan suatu fungsi, maka fungsi tersebut harus dipanggil terlebih dahulu. Untuk memanggil fungsi salah satunya dilakukan menggunakan tag b:section.

Memanggil Bagian Posting


Contoh tag b:section untuk menampilkan bagian posting.

<b:section class='main' id='main'>
  <b:widget id='Blog1' locked='true' title='Posting Blog' type='Blog'></b:widget>
</b:section>
1. 2. 3.

Sekarang masukkan tag b:section untuk postingan pada bagian body kemudian simpan.

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<!DOCTYPE html>
<HTML>
<head>
<b:skin><![CDATA[
body {background-color: #cab894;background-position: center center;}
a:link {font-family: 'PT Serif Caption', serif; font-size: 15px; color:#3094db;}
a:hover {color: #4d4544;}
a {color: #3094db;}
]]></b:skin>
</head>
<body>
<b:section class='main' id='main'>
  <b:widget id='Blog1' locked='true' title='Posting Blog' type='Blog'></b:widget>
</b:section>
</body>
</HTML>
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17.

Berhasil! Kali ini tidak ada error yang muncul.

Sekarang coba lihat tampilan blog Anda dengan memilih View Blog.

cara membuat template blog sendiri

Seharusnya tampilan sementara blog Anda akan seperti gambar di bawah ini.

cara membuat template blog sendiri

Perhatikan bagian tab browser yang Anda gunakan untuk membuka blog Anda. Di situ tertera alamat blog Anda, bukan? Padahal seharusnya judul blog.

cara membuat template blog sendiri

Menambah Tag Title


Cara membuat judul blog kita muncul pada tab browser adalah dengan menyisipkan tag title berikut.

<title><data:blog.title/></title>
1.

Masukkan tag title ke bagian head, kemudian simpan.

<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<!DOCTYPE html>
<HTML>
<head>
<title><data:blog.title/></title>
<b:skin><![CDATA[
body {background-color: #cab894;background-position: center center;}
a:link {font-family: 'PT Serif Caption', serif; font-size: 15px; color:#3094db;}
a:hover {color: #4d4544;}
a {color: #3094db;}
]]></b:skin>
</head>
<body>
<b:section class='main' id='main'>
  <b:widget id='Blog1' locked='true' title='Posting Blog' type='Blog'></b:widget>
</b:section>
</body>
</HTML>
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18.

Lihat kembali blog Anda, harusnya sudah seperti gambar di bawah ini.

cara membuat template blog sendiri
Share:

HUKUM PERMINTAAN DAN PENAWARAN

 
Hukum permintaan
 berbunyi: "
apabila harga naik maka jumlah barang yang dimintaakan mengalami penurunan, dan apabila harga turun maka jumlah barang yang dimintaakan mengalami kenaikan
 ". Dalam hukum permintaan jumlah barang yang dimintaakan berbanding terbalik dengan tingkat harga barang. Kenaikan harga barang akanmenyebabkan berkurangnya jumlah barang yang diminta. Hal ini dikarenakan: naiknya harga menyebabkan turunnya daya beli konsumen dan akan berakibatberkurangnya jumlah permintaan. naiknya harga barang akan menyebabkan konsumenmencari barang pengganti yang harganya lebih murah. 
Penawaran
 adalah jumlah barang yang ditawarkan pada tingkat harga tertentu danpada waktu tertentu. 
Hukum penawaran berbunyi
 : "
bila harga tingkat mengalami kenaikan maka jumlahbarang yang ditawarkan akan naik,dan bila tingkat harga turun maka jumlah barangyang ditawarkan akan turun
 ". Dalam hukum penawaran jumlah barang yangditawarkan akan berbanding lurus dengan tingkat harga, di hukum penawaran hanyamenunjukkan hubungan searah antara jumlah barang yang ditawarkan dengan tingkatharga. 
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN DAN PENAWARAN
 Faktor
 –
 faktor yang mempengaruhi Permintaan,yaitu :
 
1. Harga barang itu sendiri;2. Harga barang-barang lain yang bersifat substitutif ;3. Pendapatan rumah-tangga atau pendapatan masyarakat;4. Selera dan prilaku seseorang atau masyarakat;5. Jumlah penduduk.Faktor
 –
 faktor yang mempengaruhi Penawaran,yaitu : 1. Harga barang itu sendiri;2. Harga barang-barang lain (barang-barang substitusi);3. Biaya produksi;4. Tujuan-tujuan perusahaan;5. Pajak;6. Tingkat teknologi yang digunakan;7. Perkiraan harga barang di masa datang.
Share:

ZAMAN PRAAKSARA

Pengertian Zaman Praaksara

Zaman Praaksara adalah masa kehidupan manusia sebelum mengenal tulisan.
Praaksara terdiri dari dua kata yakni “pra” yang berati belum dan “aksara” berarti tulisan.
Zaman Praaksara disebut juga dengan istilah Nirleka yang maknanya juga sama yakni “nir” adalah tanpa dan “lenka” artinya tulisan.
Praaksara merupakan istilah yang dipakai untuk menggambarkan masa dimana manusia belum mengenal tulisan.
Zaman Praaksara saat ini sebut dengan Zaman Prasejarah.
Perbedaan Zaman Praaksara dan Zaman Sejarah
Zaman Praaksara yakni sebuah masa dimana manusia belum mengenal tulisan.
Zaman Sejarah adalah masa kehidupan manusia sejak adanya tulisan.
Berakhirnya Zaman Praaksara yakni sejak dimulainya zaman sejarah. Oleh karena itu Zaman Praaksara disebut juga denganZaman Prasejarah.
Untuk setiap bangsa memiliki zaman pra aksara dan sejarah yang berbeda-beda. Hal ini dikarenakan perbedaan masa masing-masing bangsa dalam mengenal tulisan.
​tahan kerajaan mulai berkembang, agama Hindu-Buddha mulai berkembang. Kegiatan perdagangan dan pelayaran pun semakin maju.
​1. Kehidupan Pada Masa Pra Aksara di IndonesiaMempelajari bagaiman kehidupan dimasalalu merupakan kegiatan yang amat menarik. Kahidupan manusia dari jaman kezaman senantiasa mengalami perkembangan. Kehidupan manusia pada jaman pra aksara atau jaman pra sejarah dapat di pelajari melalui berbagai temuan fosil dan artefak sisa kehidupan dimasa lalu. Kehidupan manusia purba adalah kehidupan yang amat sederhana. Manusia purba hidup dan memenuhi kebutuhanya dengan cara berburu dan meramu, berpindah pindah dari satu empat ketempat lain (nomaden). Pada masa pra sejarah manusia belum mengenal tulisan sehingga masa ini di sebut dengan masa pra aksara. Sejak pertama kali bumi diciptakan hingga saat ini, bumi telah banyak sekali mengalami perubahan dan perkebangan. Diperkirakan bumi saat ini telah berusia kurang lebih 2.500 juta tahun. Para ahli geologi membagi masa perkembangan bumi mejadi beberapa zaman yaitu arkeozoikum, paleozoikum, mesozoikum, neozoikum.
1.Zaman Arkeozoikum. Merupakan zaman tertua, berlangsung kira-kira 2.500 juta tahun yang lalu. Pada masa itu bumi dalam proses pembentukan, permukaan bumi masih sangat panas sehingga belum terdapat makluk hidup yang tinggal di bumi.
2.Zaman PaleozoikumDisebut juga sebagai zaman primer, berlangsung kira-kira 340 juta tahun yang lalu. Zaman ini ditandai dengan terjadinya penurunan suhu yang amat derastis di bumi, bumi mendingin. Pada masa ini lah makluk hidup pertamakali diperkirakan muncul,yaitu makluk bersel satu dan tidak bertulang belakang seperti bakteri, serta sejenis amfibi.
3.Zaman MesozoikumDisebut juga sebagai zaman sekunder, berlangsung kira-kira 140 jutatahun yang lalu. Zaman ini ditandai dengan munculnya hewan-hewan reptile besar (dinosaurus) olah karena itu jaman ini disebut juga zaman reptile.
4.Zaman NeozoikumZaman Neozoikum berlangsung kira-kira 60 juta tahun yang lalu. Kahidupan di zaman ini mulai stabil, berkembang dan beragam. Zaman ini di bagi menjadi beberapa: a. Zaman Tersier, ditandai dengan mulai berkurangnya hewan-hewan besar. Telah memeiliki berbagai jenis binatang menyusui, diantaranya kera dan monyet. b. Zaman Sekunder, ditandai dengan munculnya tenda-tanda kehidupan manusia purba. Zaman ini dibagi kembali menjadi 2 jaman yaitu: 1) Zaman Pleistosen/dilivium (zaman es/glasial), masa ini ditandai mulai mencairnya es di kutubutara karena perubahan iklim. Berlangsung sekitar 600.000 tahun yang lalu. Pada masa inilah kehidupan manusia mulai ada. Berlangsung sekitar 600.000 tahun yang lalu. 2) Zaman Holosen/alluvium, masa ini ditandai dengan munculnya hamo sapiens, merupakan nenek moyang manusia modern saat ini. Masa ini berlangsung sekitar 20.000 tahun yang lalu.
A. Pengertian Praaksara atau Prasejarah.Praaksara atau prasejarah merupakan kurun waktu (zaman) pada saat manusia belum menganal tulisan atau huruf. Praaksara disebut juga zaman nirleka, yaitu zaman tidak ada tulisan. Setelah manusia mengenal tulisan maka disebut zaman sejarah. Berakhirnya zaman prasejarah setiap bangsa berbedabeda berdasarkan perkembangan setiap bangsa tersebut serta informasi yang masuk ke bangsa itu.Misalnya bangsa Mesir Kuno meninggalkan zaman praaksara sekitar 4000 SM, bangsa Sumeria dan Dravida meninggalkan zaman praaksara sekitar 3000 SM, sedangkan bangsa Indonesia meninggalkan zaman praaksara 400 M.
B. Jenis-jenis Manusia Purba di Indonesia.Dari hasil penelitian dan penemuan fosil, oleh para ahli purbakala manusia purba banyak di temukan di Indonesia terutama di Pulau Jawa. Manusia purba pada masa lampu telah tinggal dibeberapa daerah di Pulau Jawa diantaranya di Lembah Bengawan Solo (Jawa Tengah) dan di Lembah Sungai Brantas (Jawa Timur). Dia daerah daerah tersebut di atas banyak di temukan fosil manusia purba. Di Indonesia terdapat beberapa jenis manusia purba diantaranya Meganthropus paleojavanicus, Pithacanthropus erectus, dan Homo (manusia purba modern).
1.Meganthropus paleojavanicus. Meganthropus paleojavanicus artinya manusia purba yang besar dan tertua di Jawa. Manusia purba ini memiliki ciri tubuh yang kekar, diperkirakan sebagai manusia purba yang paling tua diantara manusia purba yang lain.Fosil manusia purba meganthropus paleojavanicus ditemukan dan diteliti oleh Dr. G.H.R. von Koenigswaldpada tahun 1936 dan 1941. Pertama kali fosil makhluk ini ditemukan di  Sangiran, daerah lembah Bengawan Solo, dekat Surakarta. Dari yang dapat dilihat ukuran fosil itu,meganthropus paleojavanicusberbadan besar dengan rahang besar, kening menonjol, dan tulang tebal. Dari keadaan itu, maka makhluk Sangiran tersebut dinamakan Meganthropus Paleojavanicus (mega = besar, anthropos = manusia, paleo = purba, javanicus= manusia jawa). Meganthropus hidup sekitar 2 juta tahun sebelum masehi dan hidup dengan makan tumbuh-tumbuhan. Makhluk tersebut termasuk jenis Homo Hobilis.
2.Pithacanthropus erectus. Pithacanthropus erectus artinya manusia kera yang berjalan tegak. Manusia purba ini memiliki ciri-ciri berbadan tegak, dan memiliki tinggi banadan antara 165-180 cm. Pithacanthropus erectus merupakan manusia purba yang paling banyak di temukan di Indonesia diantaranya di Mojokerto, Kedungtrubus, Trinil, Sangiran, Sambungmacan, dan Ngandong. Pertama kali di temukan oleh Eugene Dubois di Trinil dekat Sungai Bengawan Solo, Surakarta, tahun 1891.
3.Homo. Homo berarti manusia. Manusia purba jenis ini memiliki ciri yang lebih sempurna di bandingkan dengan Meganthropus paleojavanicus dan Pithecantropus erectus. Beberapa jenis homo yang di temukan di Indonesia antara lain :
*.Homo Soloensis, artinya manusia dari Solo. Ditemukan pada tahun 1931-1934, olah Ter Haar dan Ir. Oppenorth di Ngandong, Lembah Sungai Bengawan Solo. Ciri-ciri Homo Soloensi yaitu berjalan tegak dengan tinggi badan 180 cm, tengkoraknya lebih besar dari Pithacantropus erectus.
*.Homo Wajakensis, artinya manusia dari Wajak.Ditemukan pada tahun 1889, olah Van Reitschoten di Wajak, Tulungagung, Jawa Timur. Ciri-ciri Homo Soloensi yaitu berjalan tegak dengan tinggi badan 130-210 cm, tengkoraknya lebih bulat muka tidak terlalu menjorok ke depan, dan telah memiliki kemampuan membuat peralatan dari batu, tulang dan kayu.
*.Homo Sapiens, artinya manusia cerdas. Merupakan generasi terakhir dari manusia purba. Homo sapiens hidup di Zaman Holosen sekitar 4000 tahun yang lalu. Memiliki ciri-ciri fisik yang sudah hampir sama dengan manusiamodern saat ini.
C. Perkembangan Kehidupan Manusia Purba di Indonesia.Kehidupan manusia purba pada masa praaksarasenantiasa mengalami perubahan dan perkembangan. Perubahan dan perkembangan itu dapat di jelaskan sebagai berikut.
1. Masa Berburu dan Meramu Kehidupan.Manusia purba masa berburu dan meramu senantiasa berpindah-pindah (nomaden).Kehidupan pada masa berburu dan meramu disebutfood gatheringartinya mengumpulkan makanan yang di sediakan oleh alam tanpa mengolah atau menanam terlebih dahulu. Alat-alat yang digunakan pada masa itu antara lain kapak perimbas untuk marimbas kayu, menguliti binatang, dan memecah tulang; kapak genggam untuk menggali umbi dan memotong hewan buruan; dan alat serpih digunakan sebagai pisau.
2. Masa Bercocok Tanam Pada.Masa ini manusia purba sudah mengenal bercocok tanam (food producing). Namun demikian kehidupan berburu dan merapu tidak sepenuhnya ditinggalkan. Masa ini pula manusiapurba mulai tinggal menetap (sedenter) di suatu kampung dengan rumah panggung. Alat-alat yang di gunakan pada masa bercocok tanam berasal dari batu yang telah di haluskan, antara lain mata panah untuk berburu; barang pecah belah dari tanah liat (gerabah); beliung persegi untuk menebang kayu dan mencangkul; kapak lonjong untuk mengolah tanah.
3. Masa Perundagian (Pertukangan)Pada masa ini manusia sudah mengenal teknologi sederhana dan pembagian kerja. Saat itu manusia menganal pertukangan dan pengecoran logam seperti perunggu, tembaga dan besi sebagai barangbarang kebutuhan rumah tangga.
a. Nekara dan Moko, berbentuk seperti tambur atau dandang terbalik. Digunkaan pada upacara adapt sebagai benda pusaka.
b. Kapak perunggu/kapak corong, berbentuk menyerupai corong terbuat dari perunggu.
c. Benda-benda lain, seperti bejana perunggu, manik-manik, gerabah dan mata tombak.
D. Sistem Kepercayaan Manusia Purba.Pada Masa Praaksara Seiring dengan perkembangan kemampuan berfikir, manusia purba mulai mengenal kepercayaan terhadap kekuatan-kekuatan lain di luar dirinya. Untuk menjalankan kepercayaan yang diyakininya manusia purba malakukan berbagai upacara danritual. Sistem akepercayaan yang di anut manusia pada masa prakasara atau masa prasejarah antara lain animisme, dinamisme, totemisme, dan shamanisme.
a.Animisme, adalah percaya pada roh nenek moyang maupun roh-roh lain yang mempengaruhi kehidupan mereka. Upaya yang dilakukan agar roh-roh tersebut tidak mengganggu adalah dengan memberikan sesaji.
b.Dinamisme, adalah percaya pada kekuatan alam dan benda-benda yang memiliki gaib. Manusia purba melakukanya dengan menyembah batu atau pohon besar, gunung, laut,gua, keris, azimat, dan patung.
c.Totemisme, adalah percaya pada binatang yang dinganggap suci dan memiliki kekuatan. Dalam melakukan upacara ritual pemujaan manusia purba membutuhkan sarana, dengan membangun bangunan dari batu yang dipahat dengan ukuran yang besar. Masa ini di sebut sebagai kebudayaan Megalitikum (kebudayaan batu besar).Bangunan yang di buat pada masa megalitikum diantaranya.
a.Menhir,adalah tiang atau tugu batu yang berfungsi sebagai prasasti dan melambangkan kehormatan arwah nenek moyang.
b.Dolmen, adalah meja batu untuk meletakkan sesaji.
c.Peti Kubur Batu, adalah lempeng batu besar berbentuk kotak persegi panjang berfungsi sebagai peti jenazah.
d.Sarkofagus, adalah batu besar yang di pahat berbentuk mangkuk terdiri dari dua keeping yang ditangkupkan menjadi satu. Berfungsi sebagai peti jenazah.
e.Punden Berundak, adalah bangunan berupa batu susunan batu berundak seperti candi. Digunakan untuk upacara pemujaan.
f.Waruga, adalah peti kubur batu berukuran kecil, berbentuk kubus dan memiliki tutup lempengan batu yang lebar.
2. Berakhirnya Masa Praaksara di IndonesiaBerakhirnya masa praaksara tiap-tiap bangsa tidak bersamaan. Mengapa demikian? Hal ini berkaitan erat dengan tingkat peradaban dari bangsa-bangsa yang bersangkutan. Bangsa Sumeria misalnya, telah mengenal tulisan sejak 4000 SM. Bangsa Sumeria menggunakansimbol-simbol sebagai huruf yang disebutpiktograf. Sedangkan, Bangsa Mesir Kuno mengenal tulisan sejak 3000 SM. Tulisan BangsaMesir Kuno hampir sama dengan tulisan Bangsa Sumeria. Hanya perbedaannya, huruf Bangsa Mesir Kuno menggunakansimbol-simbol seperti perkakas, hewan, atau alat transportasi tertentu. Huruf ini disebut hieroglif.
Indonesia mengakhiri masa praaksara pada awalabad ke-5 Masehi. Para pedagang India datang pada saat itu dan membawa kebudayaan dari India berupa seni arsitektur bangunan, sistem pemerintahan, seni sastra dan tulisan. Tulisan tertua di Indonesia terdapat di Batu Yupa, Kutai, Kalimantan Timur. Tulisan tersebut menggunakanhuruf Pallawa. Sejak berakhirnya masa praaksara, muncullah masa aksara (masa sejarah). Di Indonesia, sudah mengalami kemajuan. Sistem pemerintahan kerajaan mulai berkembang, agama Hindu-Buddha mulai berkembang. Kegiatan perdagangan dan pelayaran pun semakin maju.
Share:

JADWAL SHOLAT


jadwal-sholat

MOTTO

kegagalan adalah tangga keberhasilan asal kita terus berusaha

JAM DIGITAL